01
Ignition
MODUL KONTAK
STATUS MESIN
MATI
ucap: “starter” / “matikan”
02
Jadwal Otomatis
AUTO-START
03
Riwayat
LOG AKTIVITAS
04
Asisten AI
ASISTEN CERDAS
Halo! Bilang aja, contoh: “panasin motor 10 menit” atau “jadwalkan jam 7 pagi”.
05 Panel Teknisi KONTROL PIN GPIO
Susun langkah dari atas ke bawah — mirip void loop() di Arduino. Bisa Baca sensor lalu bercabang pakai Jika/Ulang-sampai. Tekan JALANKAN, browser jalanin tiap langkah ke ESP32.
Mode Pin
- OUTPUT
- Kirim sinyal keluar — HIGH (3.3V) / LOW (0V). Buat LED, relay, buzzer. Setara
digitalWrite(pin, HIGH). - INPUT
- Baca tombol/sensor digital (0/1). Setara
digitalRead(pin). Nilai muncul di kolom baca. - PWM
- Sinyal 0–255 buat atur terang LED / kecepatan motor. Setara
analogWrite(pin, nilai). - ADC
- Baca tegangan analog (0–4095) dari potensio/sensor. Setara
analogRead(pin). Cuma pin ADC. - DISABLED
- Pin non-aktif, aman, tidak dikendalikan.
Aturan Pin ESP32
- ⚠ strapping (GPIO0, 2, 12, 15): kepakai saat boot. Boleh dipakai, tapi kalau ketarik salah pas nyala, ESP bisa gagal booting.
- (in-only) (GPIO34–39): cuma bisa INPUT / ADC — tidak bisa OUTPUT.
- GPIO26 & 27 disembunyikan dari SCRIPT — dipakai relay ignition & starter (dikontrol lewat tombol START), tidak boleh diganggu.
- GPIO6–11 tidak ada — tersambung ke flash internal.
Contoh: LED kedip (blink)
- + Set Pin → GPIO2 = HIGH
- + Tunggu → 500 ms
- + Set Pin → GPIO2 = LOW
- + Tunggu → 500 ms
- + Ulang → 5 kali
Panduan lengkap bahasa Arduino: docs.arduino.cc/programming